Di era sekarang, hampir semua bisnis butuh website. Tapi yang bikin senyum bukan websitenya yang bikin senyum itu orang yang bikin websitenya. Yup, website development WordPress adalah salah satu skill digital yang masih rame order dan relatif ramah pemula.
Kabar baiknya:
kamu nggak perlu jago coding dulu buat mulai. Bahkan banyak website profesional dibangun pakai WordPress. Tinggal tahu caranya, dan itu bisa dipelajari lewat kelas di Habiskerja.com.
1. Website Development WordPress Itu Ngapain Sih?
Singkatnya:
membuat, mengelola, dan mengoptimalkan website berbasis WordPress.
Tugasnya bisa meliputi:
- Membuat website company profile
- Website UMKM & personal brand
- Landing page jualan
- Maintenance website klien
WordPress dipakai lebih dari 40% website di dunia. Artinya?
Pasar masih luas, saingan bisa diatur.
2. Kenapa Mulai Belajar WordPress di Habiskerja.com?
Banyak pemula mentok karena:
- Belajar dari YouTube tapi lompat-lompat
- Nggak paham alur bikin website dari nol
- Bisa install tema, tapi bingung jual jasanya
Kelas WordPress di Habiskerja.com biasanya fokus ke:
- Materi terstruktur dari dasar
- Praktik langsung (bukan teori doang)
- Studi kasus website nyata
- Mindset kerja & freelance
Belajarnya nggak muter-muter, jadi progresnya kerasa.
3. Skill Dasar yang Dipelajari (Aman Buat Non-IT)
Tenang, ini bukan kelas “ketik kode sambil nangis”.
Umumnya kamu akan belajar:
- Pengenalan WordPress & hosting
- Install WordPress dengan benar
- Setting tema & plugin penting
- Page builder (Elementor, dll)
- Struktur website yang rapi & profesional
Hasil akhirnya:
kamu bisa bikin website yang layak jual, bukan sekadar “jadi”.
4. Praktik = Kunci (Bukan Sekadar Nonton)
Kesalahan klasik pemula:
- Nonton kelas
- Merasa paham
- Tapi belum pernah bikin website utuh
Di kelas Habiskerja, kamu diarahkan untuk:
- Bangun website dari nol
- Bikin halaman utama, about, layanan, kontak
- Paham alur kerja seperti proyek klien
Website pertama mungkin belum sempurna.
Tapi lebih baik website jelek tapi jadi, daripada niat doang tapi nihil.
5. Bangun Portofolio Website (Ini Senjata Utama)
Setelah belajar:
- Simpan website latihan sebagai portofolio
- Bisa pakai domain sendiri atau demo link
- Tampilkan hasil sebelum–sesudah
Klien WordPress biasanya nanya:
“Sudah pernah bikin website apa?”
Bukan:
“Kamu lulusan mana?”
Portofolio = bukti, bukan janji.
6. Mulai Cari Klien & Monetisasi Skill
Setelah skill jalan:
- Tawarkan jasa ke UMKM
- Masuk platform freelance
- Kerjasama dengan agency
- Jual paket website sederhana
Mulai dari harga realistis.
Naikkan tarif seiring jam terbang (bukan naik karena perasaan).
Penutup: WordPress Itu Skill Praktis, Bukan Skill Elit
Jadi website development WordPress itu masuk akal untuk pemula.
Belajar lewat Habiskerja.com bikin prosesnya lebih terarah dan minim drama.
Kalau konsisten:
- Skill nambah
- Portofolio jadi
- Klien datang (pelan-pelan tapi nyata)
Dan yang paling penting:
kamu nggak cuma “belajar”, tapi siap dipakai.